Siang itu, di tengah riuh lalu lintas mudik, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyempatkan diri meninjau arus perjalanan dari Command Center di Cikarang. Suasana di jalur mudik Lebaran 2026 mulai terasa, dan Polri punya sejumlah cara untuk memastikan perjalanan masyarakat lebih aman dan lancar.
Nah, salah satu yang ditekankan adalah layanan Call Center 110. Menurut Dedi, layanan ini sengaja disiapkan untuk jadi jalur komunikasi langsung. "Jadi masyarakat apabila mengalami gangguan di jalan, bisa memencet hotline Polri 110," ujarnya.
"Ini untuk mempermudah Polri melakukan pelayanan di lapangan," tambahnya.
Selain telepon, ada cara lain yang bakal dipakai. Polri akan mengirimkan informasi langsung ke gawai pemudik melalui teknologi SMS blast. Fasilitas ini rencananya dipakai untuk memberi tahu kondisi terkini di jalur-jalur yang padat.
Dedi berharap, dengan pemberitahuan dini seperti itu, para pemudik bisa memilih rute alternatif dan menghindari titik kemacetan. "Ketika nanti arus jalur-jalur yang padat, ini bisa diinfokan kepada masyarakat secara awal," jelasnya.
Tak cuma soal kepadatan, SMS blast juga akan menyampaikan info penting terkait kebijakan rekayasa lalu lintas. Misalnya, saat akan diterapkan sistem contraflow atau one way di ruas tol tertentu.
"SMS blast ini juga nanti akan digunakan ketika diskresi tentang manajemen rekayasa lalu lintas dilakukan," kata Komjen Dedi.
Menurutnya, pemberitahuan akan dikirimkan sekitar dua jam sebelum rekayasa lalu lintas benar-benar diberlakukan. Jadi masyarakat punya cukup waktu untuk bersiap dan menyesuaikan rencana perjalanan mereka.
"Misalnya dari kilometer 29 sampai kilometer 70 atau sampai kilometer Kalikangkung. Nah itu nanti akan diinformasikan kepada masyarakat secara lebih awal," terangnya.
Intinya, Polri ingin memastikan informasi sampai lebih cepat ke warga. Dengan begitu, perjalanan mudik pun diharapkan bisa lebih tertib dan nyaman bagi semua.
Artikel Terkait
PSI Kritik PDIP soal Narasi Jokowi Dipecat: Tak Layak dari Partai Besar
IRGC Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan dengan Iran pada Minggu
Pria 27 Tahun di Pati Bakar Rumah Orang Tua karena Emosi Tak Diberi Uang
Warga Padati Monas untuk Olahraga Usai CFD Ditiadakan karena Acara Maraton