Siang itu di Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek, suasana sudah ramai oleh kendaraan pemudik. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, yang tengah meninjau pos terpadu, menyampaikan bahwa gelombang mudik tahun ini ternyata lebih padat. Dibandingkan hari pertama Operasi Ketupat tahun lalu, angkanya melonjak mencapai 15 persen.
“Lonjakan arus di hari pertama sudah terlihat meningkat 15 persen dibandingkan tahun lalu,” ujar Komjen Dedi, Sabtu (14/3/2025).
“Memang di hari kedua ini siang hari agak sepi, tapi kami prediksi gelombang pertama justru baru meluncur malam nanti, tanggal 14 sampai 15.”
Dia merincikan datanya. Tahun 2025, kendaraan yang lewat ruas tol hingga KM 57 ‘hanya’ sekitar 66.000. Nah, hari ini saja sudah tembus 75.000. Angka yang cukup signifikan, meski secara umum lalu lintas masih terpantau lancar.
“Kami pantau dari udara tadi, dari Jakarta sampai KM 29. Alhamdulillah, semuanya berjalan sangat lancar,” terangnya.
Artikel Terkait
Antrean Truk di Pelabuhan Ciwandan Terkendali, Lalu Lintas JLS Tetap Lancar
Wakapolri Apresiasi Inovasi Motor Senyam untuk Pengamanan Mudik di Rest Area Japek
Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret
Kapolda Metro Jaya Tinjau Arus Mudik di Pulo Gebang, Jumlah Penumpang Turun