Suasana di Markas Polres Metro Depok di Jalan Margonda Raya mendadak tegang siang itu. Massa yang mengaku sebagai kerabat korban penganiayaan memadati lokasi, menuntut keadilan. Mereka marah karena satu korban tewas dan satu lagi terluka parah akibat diduga dikeroyok oknum TNI AL.
Aksi ini terjadi pada Senin (5/1/2026) siang. Massa mendesak polisi untuk segera menindak tegas semua pelaku. Teriakan-teriakan keras terdengar memecah kesibukan kantor polisi itu.
"Polisi lambat, kita bertindak. Pokoknya jam 1 nggak ada pelaku, nyawa ganti nyawa!"
Suara lain menambahkan, dengan nada penuh emosi, "Kemaluannya dibakar, dua orang, ini hukum "gimana"?"
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP I Made Budi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, para kerabat korban memang datang untuk mendesak penyelesaian kasus.
"Iya, kerabat korban menuntut pelaku lainnya juga diproses," kata Made.
Dia berjanji pihaknya akan menuntaskan kasus ini. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada di tempat kejadian perkara akan segera dilakukan. "Tentu kami dari polres akan melakukan panggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP," tegasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Retret Kabinet Kedua, Evaluasi Kinerja Setahun Pemerintahan
Aksi Nekat Avanza Seret Motor, Bekasi Heboh Lagi
Trump Klaim Venezuela Siap Serahkan 50 Juta Barel Minyak, Dana Dikendalikan Langsung olehnya
Tito Desak Daerah Seriuskan Data Rumah Rusak, Bantuan Tak Bisa Cair Tanpa Itu