Optimisme Menkeu ini sejalan dengan sinyal positif dari Gubernur BI. Purbaya mengaku mengikuti arahan dari bank sentral terkait prospek nilai tukar ke depan.
"Saya yakin kan Pak Gubernur tadi bilang menguat terus, dia bilang, saya ikut dia aja," katanya sambil tersenyum.
Dan optimisme itu rupanya punya dasar. Pada penutupan perdagangan Selasa, data pasar memang menunjukkan rupiah kembali menguat. Mata uang kita naik 14 poin, atau sekitar 0,08 persen, ke level Rp16.768 per dolar AS.
Ini bukan penguatan pertama, tentu saja. Sentimen positif pasar sepertinya berlanjut, didorong juga oleh respons baik terhadap hasil uji kelayakan calon Deputi Gubernur BI sebelumnya.
Nah, ke depan, sinergi antara Kemenkeu dan BI lewat forum KSSK ini diharapkan tetap solid. Tujuannya bukan cuma agar rupiah kuat di angka-angka saja. Tapi lebih dari itu, agar penguatan itu didukung fondasi yang kokoh: cadangan devisa yang sehat dan aliran modal asing yang masuk ke pasar domestik. Itu kuncinya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Siapkan Kejutan Drastis di Lima Pelabuhan Utama
Kemenhub Siapkan Rp1.472 Triliun untuk Bangkitkan Infrastruktur Transportasi Pascabencana
Trump Ungkap Armada AS di Iran Lebih Besar dari Venezuela, Sinyal Opsi Militer Makin Nyata
Whoosh Jadi Primadona Turis Mancanegara, Malaysia Puncaki Daftar