jelas Iskandarsyah lagi. Permintaan keluarga ini tentu saja menjadi pertimbangan serius bagi penyidik.
Di sisi lain, polisi tak bisa serta merta menghentikan penyelidikan hanya karena permohonan itu. Mereka masih punya tugas untuk mencari tahu penyebab pasti kematian. Untuk itu, komunikasi dengan pihak rumah sakit terus dijalin.
"Tapi kami masih koordinasi dengan pihak rumah sakit,"
tutur Iskandarsyah, menegaskan bahwa proses investigasi tetap berjalan sesuai koridor hukum yang ada.
Dari identifikasi awal, ada petunjuk yang mengarah pada kemungkinan Lula meninggal karena sakit. Di lokasi, polisi menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI Puri Indah. Temuan ini memperkuat dugaan sementara tersebut.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,"
begitu bunyi keterangan resmi yang dikeluarkan kepolisian.
Lula Lahfah kini telah pergi. Jenazahnya rencananya akan diberangkatkan ke peristirahatan terakhirnya siang ini, di TPU Rawa Terate. Meninggalkan duka bagi keluarga dan tentu saja, sejumlah pertanyaan yang masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari pihak berwajib.
Artikel Terkait
Di Balik Senyum Lula Lahfah, Kisah Pilu GERD yang Tak Terungkap
Hujan Tak Kunjung Reda, Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta Ditunda hingga Akhir Januari
Tragis di Kolam Senen, Remaja Tewas Usai Nyemplung untuk Berenang Santai
Indonesia Resmi Duduk di Dewan Perdamaian Dunia, Fokus Kawal Kemerdekaan Palestina