Tak lama setelah itu, tepatnya pukul 19.23 WIB, asisten tersebut menghubungi dokter pribadi Lula, dr. Rizki Nirwandhi Putra. Dokter Rizki segera datang ke lokasi. Dalam pemeriksaan awal di kamar, ditemukan sejumlah obat-obatan di dekat jasad Lula.
Kemudian, ambulans dari Kalibata baru tiba di apartemen Dharmawangsa pada pukul 19.50 WIB. Proses evakuasi pun mulai dilakukan.
Selang setengah jam kemudian, sekitar pukul 20.20 WIB, tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan yang dipimpin Ipda Soleh tiba. Mereka melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Lula ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur, berselimut putih. Ia mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.
Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga kuat kematiannya disebabkan oleh sakit yang diderita. "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Namun, ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI," begitu bunyi keterangan resmi dari kepolisian.
Akhirnya, pada pukul 21.20 WIB, jenazah Lula Lahfah dibawa ke RS Fatmawati untuk menjalani prosedur medis lebih lanjut dan autopsi. Begitulah rangkaian peristiwa sedih yang mengakhiri hari Jumat itu.
Artikel Terkait
Prabowo dan Macron Pererat Hubungan dalam Jamuan Akrab di Élysée
Gaji Bob Iger Melambung ke USD 45,8 Juta, Disney Justru Siapkan Penerusnya
Yamaha Luncurkan Empat Motor Spesial, Warna Merah-Putih dan Emas Jadi Ciri Khas
Gempita Oscar dan Duka Keluarga: Satu Hari Penuh Cerita di Layar dan Kehidupan