Ironinya kini berbalik. Basarnas yang dulu dibantu, sekarang justru berusaha menemukan sang penolong yang hilang. Situasi ini jelas meninggalkan duka yang dalam bagi seluruh jajaran Basarnas.
Tak berhenti di situ, tragedi ini punya lapisan kesedihan lain. Syafi'i menyebut tiga penumpang yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR itu adalah personel yang turun langsung dalam misi pencarian korban kapal terbakar tersebut.
"Begitu juga 3 penumpang yang terlibat dalam pesawat ATR ini merupakan 3 personel yang juga kami kenal dalam misi tersebut," tegasnya.
Artinya, mereka bukan sekadar nama dalam manifest. Mereka adalah rekan seperjuangan yang wajah dan kontribusinya dikenali dengan baik oleh keluarga besar Basarnas. Sebuah ikatan yang membuat musibah ini terasa semakin personal dan menyayat hati.
Artikel Terkait
Negosiasi Konser BTS di JIS Masuk Tahap Mendalam, Kepastian April 2026
PNM Gelar Program Ramadan Madani untuk Tebar Santunan dan Edukasi Anak
Menkeu Siapkan Injeksi Likuiditas Rp100 Triliun dengan Skema Fleksibel
DAMRI Resmi Buka Rute Langsung Jakarta-Bali, Tiket Mulai Rp590 Ribu