Rapat di Gedung Nusantara, Senayan, Selasa (20/1/2026) lalu, diwarnai pernyataan yang cukup menyentuh dari Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafi'i. Dia membuka fakta pilu di balik pesawat ATR 42-500 yang kini jadi objek pencarian di Maros.
Ternyata, pesawat itu bukanlah asing bagi tim SAR. Menurut Syafi'i, sebelumnya pesawat tersebut pernah diterjunkan untuk sebuah misi kemanusiaan. Misi itu adalah pencarian korban KM Maulana-30, kapal yang terbakar hebat di perairan Belimbing, Tanggamus, Lampung, pada Sabtu (20/12/2025) yang lalu.
"Ini menjadi kesan mendalam bagi kami," ujar Syafi'i di hadapan anggota Komisi V DPR.
Suaranya terdengar berat. "Karena pada saat operasi ini (KM Maulana-30), kami dibantu oleh pesawat yang saat ini sedang kami cari."
Artikel Terkait
Negosiasi Konser BTS di JIS Masuk Tahap Mendalam, Kepastian April 2026
PNM Gelar Program Ramadan Madani untuk Tebar Santunan dan Edukasi Anak
Menkeu Siapkan Injeksi Likuiditas Rp100 Triliun dengan Skema Fleksibel
DAMRI Resmi Buka Rute Langsung Jakarta-Bali, Tiket Mulai Rp590 Ribu