Gedung Merah Putih KPK kembali jadi pusat perhatian. Kali ini, Bupati Pati Sudewo (SDW) yang keluar dengan rompi oranye, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan calon perangkat desa. Penetapan ini menyusul operasi tangkap tangan yang digelar KPK sehari sebelumnya, Senin (19/1/2026).
Dalam perjalanan singkatnya menuju rutan, Sudewo sempat menyampaikan pernyataan yang cukup mengejutkan. Ia merasa dirinya menjadi tumbal.
"Saya menganggap saya ini dikorbankan, saya betul-betul tidak mengetahui sama sekali,"
Ujarnya di hadapan awak media, Selasa (20/1/2026) itu.
Tak sendirian, ada tiga kepala desa yang juga ikut ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Abdul Suyono (YON) dari Karangrowo, Sumarjiono (JION) dari Arumanis, dan Karjan (JAN) dari Sukorukun. Menurut pengakuan Sudewo, ketiganya pernah mendatanginya di kantor bupati sekitar awal Desember lalu. Maksudnya? Untuk meminta petunjuk soal pengisian lowongan perangkat desa.
Tapi, soal detail apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu, Sudewo memilih tutup mulut. Ia tak mau menjelaskan lebih jauh.
Operasi Senin lalu sebenarnya menjaring delapan orang. Setelah melalui pemeriksaan mendalam, baru empat nama yang resmi berstatus tersangka. Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, yang mengonfirmasi hal ini.
"Setelah ditemukan kecukupan alat bukti, KPK menetapkan empat tersangka. Di antaranya SDW selaku Bupati Pati periode 2025-2030,"
Kata Asep dalam konferensi persnya.
Langkah penahanan pun segera diambil. Keempatnya akan mendekam di Rutan Cabang KPK untuk 20 hari ke depan, terhitung sejak 20 Januari hingga 8 Februari 2026. "Kami melakukan penahanan untuk para tersangka dalam 20 hari pertama," tambah Asep. Pasal yang menjerat adalah Pasal 12 huruf e UU Tipikor jo Pasal 20 huruf c KUHP, terkait pemerasan.
Kasus ini tentu mencoreng dunia pemerintahan daerah, lagi. Pati, yang seharusnya fokus membangun, kini justru disibukkan dengan kabar buruk dari balik tembok rutan.
Artikel Terkait
Pembiayaan Cicil Emas BSI Melonjak 97,9 Persen, Tembus Rp16,93 Triliun di Tengah Tren Investasi Lindung Inflasi
Perusahaan China Incar Peluang Besar di Balik Target PLTS 100 GW Indonesia, Soroti Kebutuhan Teknologi Penyimpanan Energi
Presiden Prabowo Resmikan RSUD Lampung Barat dan Buka Munas Hipmi 2026 di Lampung
Investor China dan Hong Kong Dilarang Ikut IPO SpaceX, Alihkan Buruan ke Saham Terkait