JAKARTA Hampir bersamaan, dua kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo menjadi sasaran KPK dalam dua operasi terpisah yang digelar Senin lalu. Berita ini langsung menggema hingga ke Istana.
Merespons kejadian itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tak menyembunyikan rasa prihatinnya. Di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (20/1/2026), dia menyebut kasus ini adalah pengingat yang keras. Korupsi, katanya, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tuntas.
“Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi,”
ujar Prasetyo.
Artikel Terkait
Menkeu Siapkan Injeksi Likuiditas Rp100 Triliun dengan Skema Fleksibel
DAMRI Resmi Buka Rute Langsung Jakarta-Bali, Tiket Mulai Rp590 Ribu
Lebaran 2026: Lebih dari Setengah Tiket Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Telah Terjual
Pemerintah Batasi Truk 13-29 Maret 2026 untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran