JAKARTA Hampir bersamaan, dua kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo menjadi sasaran KPK dalam dua operasi terpisah yang digelar Senin lalu. Berita ini langsung menggema hingga ke Istana.
Merespons kejadian itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tak menyembunyikan rasa prihatinnya. Di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (20/1/2026), dia menyebut kasus ini adalah pengingat yang keras. Korupsi, katanya, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tuntas.
“Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi,”
ujar Prasetyo.
Artikel Terkait
Bupati Pati Ditangkap KPK, Klaim Dikorbankan dalam Kasus Perangkat Desa
Damai Hari Lubis Pertanyakan Status Tersangka: Ini Berbau Politis!
Markas UNRWA di Yerusalem Timur Diratakan, Israel Dituding Langgar Hukum Internasional
KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Tersangka, Dugaan Pungli dan Gratifikasi Rp1,7 Miliar