JAKARTA Hampir bersamaan, dua kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi. Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo menjadi sasaran KPK dalam dua operasi terpisah yang digelar Senin lalu. Berita ini langsung menggema hingga ke Istana.
Merespons kejadian itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi tak menyembunyikan rasa prihatinnya. Di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (20/1/2026), dia menyebut kasus ini adalah pengingat yang keras. Korupsi, katanya, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tuntas.
“Itu membuktikan bahwa betul-betul masalah korupsi ini menjadi sesuatu yang pekerjaan rumah yang harus bersama-sama kita perangi,”
ujar Prasetyo.
Artikel Terkait
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Bawang dan Daging Ayam Turun
5 Destinasi Hits di Padalarang yang Mudah Diakses via Kereta Cepat KCIC
Negosiasi Konser BTS di JIS Masuk Tahap Mendalam, Kepastian April 2026
PNM Gelar Program Ramadan Madani untuk Tebar Santunan dan Edukasi Anak