IHSG Menguat Tipis, Saham-Saham Gacor Ini Tembus 30%

- Senin, 22 Desember 2025 | 16:30 WIB
IHSG Menguat Tipis, Saham-Saham Gacor Ini Tembus 30%

Pasar saham Indonesia menutup perdagangan Senin sore dengan catatan positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat 36,29 poin atau 0,42 persen, mengakhiri hari di level 8.645,84. Penguatan ini melanjutkan tren hijau yang terlihat sepanjang sesi.

Meski begitu, sentimen di dalam pasar ternyata tidak seragam. Dari papan pencatatan, hanya 260 saham yang naik, sementara yang melemah jauh lebih banyak: 462 saham. Ada juga 236 saham yang harganya cenderung diam, tidak banyak bergerak.

Menurut sejumlah analis, aktivitas perdagangan hari ini terbilang cukup sibuk. Volume transaksi mencapai 41,08 miliar saham dengan frekuensi perdagangan mencatat 2,922 juta kali. Nilai transaksinya pun tidak main-main, menyentuh angka Rp23,83 triliun. Dengan capaian itu, total kapitalisasi pasar bertengger di Rp15.806 triliun.

Di sisi lain, performa sektoral mayoritas justru menggembirakan. Beberapa sektor utama kokoh berada di zona hijau, di antaranya energi, konsumer siklikal, dan bahan baku. Sektor transportasi, industri, serta kesehatan juga ikut memberi kontribusi pada penguatan indeks.

Nah, untuk saham-saham yang menjadi bintang hari ini, ada beberapa nama yang melesat tinggi. PAMG (PT Bima Sakti Pertiwi Tbk) memimpin dengan kenaikan fantastis 30,30 persen ke level Rp86. Disusul oleh NETV (PT MDTV Media Technologies Tbk) yang melonjak 25,64 persen ke Rp147. LRNA (PT Eka Sari Lorena Tbk) juga tak kalah perkasa, naik 25 persen persis ke harga Rp300.

Tapi tentu, di balik kenaikan selalu ada penurunan. Beberapa saham justru terpuruk dan masuk dalam daftar top losers.

FITT (PT Hotel Fitra International Tbk) anjlok 14,96 persen ke Rp540. CSIS (PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk) ikut merosot, turun 14,93 persen ke Rp376. Sementara CTTH (PT Citatah Tbk) melemah 14,91 persen, ditutup di harga Rp137.

Secara keseluruhan, hari ini pasar ditutup dengan optimisme, meski harus diakui ada lebih banyak saham yang tertekan. IHSG berhasil menjaga momentumnya, ditopang oleh kinerja solid sektor-sektor kunci.

Komentar