MURIANETWORK.COM - BAIC Indonesia secara resmi memperkenalkan SUV hybrid terbarunya, BJ30 HEV, dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Mobil ini hadir dalam tiga varian berbeda Lite, Prime, dan Adventure untuk menjawab beragam kebutuhan konsumen di Tanah Air. Kehadirannya menandai komitmen produsen otomotif asal Tiongkok tersebut dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan yang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh dan sarat teknologi.
Menawarkan Tiga Karakter Berbeda
Strategi BAIC terlihat jelas dengan membagi penawaran menjadi tiga lini yang memiliki karakter spesifik. Varian paling dasar, Tipe Lite, mengusung penggerak roda depan (FWD) dengan desain bersih yang mengutamakan efisiensi untuk penggunaan harian di kota. Tanpa roof rail dan side footsteps, bobot kendaraan menjadi lebih ringan, yang pada akhirnya mendukung efisiensi bahan bakar di iklim tropis seperti Indonesia.
Naik satu tingkat, Tipe Prime tetap mengandalkan penggerak roda depan, namun menawarkan sentuhan premium. Varian ini dilengkapi roof rail, panoramic sunroof, dan side footsteps. Yang menarik, kapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 60 liter, lebih besar dari varian Adventure, sehingga menjanjikan jarak tempuh yang lebih jauh untuk perjalanan antarkota.
Bagi mereka yang memiliki jiwa petualang, Tipe Adventure adalah jawabannya. Varian All Wheel Drive (AWD) ini dibekali tujuh mode berkendara, termasuk mode off-road, serta lampu kabut depan dan lampu samping pada wheel arch. Fitur-fitur ini dirancang khusus untuk mendukung eksplorasi ke berbagai medan yang lebih menantang.
Ditenagai Teknologi Hybrid Paralel Unggulan
Di balik ketiga varian tersebut, terdapat jantung teknologi yang sama: sistem hybrid seri paralel terbaru BAIC. Sistem ini memadukan mesin bensin turbo 1.500 cc dengan transmisi hybrid 2 DHT dan dua motor listrik berperforma tinggi.
“Kombinasi ini mampu menghasilkan akselerasi 0–100 km/jam dalam 6,9 detik, konsumsi bahan bakar hingga 15,5 km/liter, serta jarak tempuh maksimal mencapai 1.000 km,” jelas perwakilan BAIC dalam pemaparannya. Motor listriknya sendiri diklaim memiliki efisiensi hingga 98,5 persen dan dilengkapi pendingin oli untuk menjaga stabilitas kinerja dalam kondisi berat.
Kabin Nyaman dan Pengujian Ekstensif
Begitu memasuki kabin, kesan modern langsung terasa berkat layar instrumen digital 10,25 inci dan layar infotainment floating 14,6 inci. Tidak hanya itu, BAIC juga menerapkan sistem insulasi kabin dengan 22 titik peredam. Hasilnya, tingkat kebisingan dalam kabin diklaim setenang suasana perpustakaan, menciptakan kenyamanan ekstra bagi penumpang.
Dari sisi keamanan, BJ30 HEV telah dilengkapi dengan sistem Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2, yang mencakup berbagai fitur bantuan pengemudi untuk meningkatkan keselamatan. Terutama untuk varian Adventure, BAIC menyatakan bahwa mobil ini telah melalui proses pengujian yang sangat ketat.
“BAIC BJ30 HEV telah melalui pengujian ekstrem sejauh 4 juta kilometer di berbagai kondisi dunia, mulai dari suhu 50 derajat Celsius hingga minus 35 derajat Celsius, termasuk pengujian di kawasan base camp Everest,” ungkapnya. Pengujian lapangan ekstensif ini dimaksudkan untuk memastikan keandalan dan ketangguhan kendaraan, khususnya bagi pasar dengan geografi dan iklim yang beragam seperti Indonesia.
Optimisme Menjadi Pilihan Utama
Dengan membawa pulang penghargaan global sebagai Best Hybrid SUV dan mengandalkan teknologi Smart Magic Core Hybrid Engine, BAIC tampaknya cukup percaya diri. Mereka berharap BJ30 HEV dapat diterima sebagai pilihan SUV hybrid modern yang sukses menggabungkan efisiensi, tenaga, dan kesesuaian dengan kondisi riil di jalanan Indonesia. Kehadiran tiga varian ini jelas merupakan langkah strategis untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Artikel Terkait
Xpeng Luncurkan Sedan Listrik dan Robot Humanoid di IIMS 2026
Mitsubishi Destinator Gempur Pasar SUV dengan Konektivitas Cerdas
IIMS 2026 Bakal Lebih Meriah, 180 Brand Ramaikan Kemayoran
AHM Buka Servis Gratis dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera