Bupati Pati Ditangkap KPK, Sempat Minta Warga Fokus Tangani Banjir

- Selasa, 20 Januari 2026 | 16:15 WIB
Bupati Pati Ditangkap KPK, Sempat Minta Warga Fokus Tangani Banjir

Bupati Pati, Sudewo, resmi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Kasusnya terkait dugaan transaksi jabatan perangkat desa di wilayah Kecamatan Jaken. Ia tiba di Gedung KPK Jakarta pada Selasa (20/1/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menariknya, sebelum menghadap penyidik, Sudewo sempat menyapa warga. Saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, dia berpesan agar masyarakat tetap tenang. Fokusnya, kata dia, harusnya pada penanganan banjir yang melanda.

“Masyarakat Pati tenang, harus fokus menangani banjir,” ujar Sudewo.

Dia juga berjanji bakal kooperatif. Tak ada niatan untuk membelokkan fakta di hadapan penyidik.

“Saya akan menyampaikan apa adanya saja, tidak boleh berbohong,” tegasnya.

Operasi ini sendiri sudah berjalan sejak Senin. Pemeriksaan awal digelar di Polres Kudus. Menurut informasi yang beredar, penyidik menyita uang tunai fantastis: Rp 3 miliar. Uang itu disimpan dalam dua koper dan diduga hanya bagian awal dari total “fee” yang dijanjikan.

Tak cuma Sudewo yang dicecar. Sejumlah pejabat lain juga ikut diperiksa. Namanya Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pati, Tri Hariyama. Sedikitnya ada sepuluh saksi yang sudah dimintai keterangan, dari bendahara, staf, sampai perangkat desa. Pemeriksaan maraton itu dilakukan di Mapolsek Sumber, Rembang.

Di sisi lain, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membeberkan, total delapan orang diamankan dalam operasi senyap ini. Mereka sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK sejak Selasa pagi.

“Pagi ini delapan orang yang diamankan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih, yang pertama kepala daerah atau Bupati Pati, kemudian dua camat, tiga kepala desa, dan dua calon perangkat desa,” jelas Budi di Jakarta Selatan.

Budi menambahkan, pemeriksaan intensif segera dilanjutkan. KPK akan menilai dan nantinya menentukan status hukum kedelapan orang tersebut. Prosesnya masih berlangsung.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Nanti kami akan sampaikan status hukumnya dari para pihak yang diamankan dan dibawa ke Gedung Merah Putih,” katanya menutup pernyataan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar