Bupati Pati, Sudewo, resmi terjaring operasi tangkap tangan KPK. Kasusnya terkait dugaan transaksi jabatan perangkat desa di wilayah Kecamatan Jaken. Ia tiba di Gedung KPK Jakarta pada Selasa (20/1/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menariknya, sebelum menghadap penyidik, Sudewo sempat menyapa warga. Saat berada di Bandara Soekarno-Hatta, dia berpesan agar masyarakat tetap tenang. Fokusnya, kata dia, harusnya pada penanganan banjir yang melanda.
Dia juga berjanji bakal kooperatif. Tak ada niatan untuk membelokkan fakta di hadapan penyidik.
Operasi ini sendiri sudah berjalan sejak Senin. Pemeriksaan awal digelar di Polres Kudus. Menurut informasi yang beredar, penyidik menyita uang tunai fantastis: Rp 3 miliar. Uang itu disimpan dalam dua koper dan diduga hanya bagian awal dari total “fee” yang dijanjikan.
Artikel Terkait
Trump Siap Umumkan Calon Ketua The Fed, Rivalitas Empat Kandidat Memanas
Kejagung Buka Lagi Penyidikan Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
Survei Ungkap Mayoritas Konsumen Kopi Indonesia Prioritaskan Sertifikasi Halal
Menkeu Purbaya Anggap Pelemahan Rupiah Masih Wajar, Fondasi Ekonomi Diklaim Kuat