Pagi itu di Bandara Soetta, suasana tegang terasa. Bupati Pati, Sudewo, dengan pengawalan ketat petugas KPK, melangkah menuju pesawat yang akan membawanya ke Jakarta. Ia baru saja terjaring operasi tangkap tangan terkait kasus dugaan jual beli jabatan di wilayahnya.
Operasi yang digelar sejak Senin lalu itu memang cukup menggemparkan. Menurut informasi yang beredar, penyidik KPK menyita uang tunai hingga Rp3 miliar, disimpan dalam dua koper. Uang itu disebut hanya bagian awal dari komitmen fee yang nilainya jauh lebih besar.
Setibanya di Jakarta, Sudewo langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Di depan kerumunan wartawan yang menunggu, ia tampak tenang. "Saya akan menyampaikan apa adanya saja, tidak boleh berbohong," ujarnya singkat.
Ia juga sempat berpesan. Di tengah kekisruhan yang menimpanya, Sudewo meminta masyarakat Pati untuk tetap tenang. Terutama, fokus menangani banjir yang sedang melanda.
Artikel Terkait
Solikin M Juhro: Karier Panjang di BI yang Kini Masuk Daftar Calon Deputi Gubernur
Tiga Calon Deputi Gubernur BI Siap Hadapi Uji Kelayakan DPR
Aceh Bangkit: Pembangunan Permanen 7 Jembatan dan 28 Titik Longsor Dimulai
Harmoni MRT: Titik TOD Strategis yang Diharapkan Ubah Wajah Transportasi Jakarta