YERUSALEM Sebuah helikopter militer Israel jatuh di kawasan Betlehem, Tepi Barat, pada Jumat (16/1/2026). Insiden ini terjadi dalam sebuah operasi evakuasi yang cukup dramatis. Menurut keterangan resmi Pasukan Pertahanan Israel (IDF), helikopter jenis Black Hawk buatan AS itu sebelumnya sudah mengalami masalah teknis akibat cuaca yang sangat buruk, sehingga terpaksa melakukan pendaratan darurat.
Nah, karena tak bisa terbang sendiri, heli tersebut kemudian diangkut dengan cara digantung menggunakan sling baja di bawah helikopter lain yang berukuran lebih besar. Sayangnya, rencana itu tak berjalan mulus.
Menurut sejumlah saksi, selama proses evakuasi, tali sling baja itu tampaknya tak sanggup menahan beban. Akibatnya, Black Hawk itu terlepas dan jatuh menghujam tanah di permukiman Desan Kisan, di bagian barat Betlehem. Untungnya, tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan dari kejadian ini.
Video yang beredar di akun eye.on.palestine cukup jelas merekam momen nahas itu. Dalam rekaman itu, helikopter terlihat terlepas dari talinya lalu jatuh bebas, dengan bagian hidung lebih dulu menyentuh tanah. Yang menarik, tidak ada ledakan sama sekali setelah kejatuhan. Ini mengindikasikan bahwa sistem persenjataan di dalam Black Hawk kemungkinan sudah dilepas sebelumnya.
Artikel Terkait
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Perbatasan Maros-Pangkep
Antrean Panjang di Stasiun Gambir, Penumpang Berebut Refund Tiket Gara-Gara Banjir
Pabrik Ban Rp 3,9 Triliun Sailun Beroperasi di Demak, Targetkan Pasar Otomotif RI
Indonesia Siap Pamerkan Kekuatan Budaya di Panggung Ekonomi Davos