Dana segar itu tentu bukan tanpa alokasi yang jelas. Beberapa program akan mendapat suntikan lebih besar. Di antaranya adalah isu kesehatan perempuan, pengembangan vaksin, dan tentu saja, upaya pemberantasan polio yang sudah lama jadi perhatian yayasan. Mereka juga akan lebih serius menyentuh bidang kecerdasan buatan dan pendidikan di Amerika Serikat.
Di sisi lain, dewan yayasan tampaknya ingin menjaga efisiensi. Mereka sepakat membatasi biaya operasional mulai dari gaji, infrastruktur, fasilitas, sampai biaya perjalanan tidak lebih dari USD1,25 miliar. Itu setara dengan sekitar 14 persen dari total anggaran. Pengurangan staf tadi jelas jadi salah satu cara untuk mencapai target penghematan itu. Rencana pengeluaran dan efisiensi ini akan ditinjau ulang setiap tahun, kata mereka.
Jadi, inilah wajah Gates Foundation ke depan: lebih banyak uang yang dikucurkan, tetapi dengan operasional yang lebih ramping. Sebuah transisi besar menuju penutupan dua dekade mendatang.
Artikel Terkait
Cipratan Air Banjir Picu Amuk, Warga Koja Berakhir dengan Luka di Wajah
Ekonomi Jerman Akhirnya Tumbuh Tipis, Tapi Beban Ekspor Masih Membelit
Ekspor Mobil Ramah Lingkungan Korsel Tembus Rp1.200 Triliun di Tengah Pergeseran Pasar
OJK Siapkan Gugatan Perdata sebagai Senjata Terakhir dalam Kasus DSI