Presiden Iran Masoud Pezeshkian punya pesan keras buat AS dan Israel. Ini menyusul serangan yang diklaim menimpa sebuah sekolah dan rumah sakit di Teheran. Dunia, katanya, harus serentak mengutuk aksi itu.
"Serangan terhadap rumah sakit menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan suatu bangsa... Dunia harus mengutuknya,"
Begitu tulisnya di platform X, seperti dilaporkan AFP, Selasa lalu. Suaranya tegas, tanpa keraguan.
"Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah pada kejahatan ini," tambahnya. Ancaman itu jelas terdengar, sebuah janji untuk membalas.
Menurut klaim pihak Iran, korban di sekolah yang berada di wilayah selatan itu mencapai 168 jiwa. Serangan terjadi Sabtu. Sementara insiden di Rumah Sakit Gandhi Teheran disebut berlangsung sehari setelahnya, pada Minggu. Namun begitu, baik Amerika Serikat maupun Israel sama-sama belum memberikan konfirmasi resmi. Situasinya jadi makin tegang.
Artikel Terkait
IRGC Ancam Balas Dendam Usai Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan Khamenei
MUI dan PGI Desak Pemerintah Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS-Israel ke Iran
44.500 Penerima Bantuan Kesehatan Nasional Kembali Aktif Usai Pemutakhiran Data
Pelatih Persib Pilih Bungkam Soal Wasit Usai Imbang Lawan Persebaya