Barcelona sedang berada di ambang kehancuran. Ujian terberat musim ini akan mereka hadapi di Camp Nou, saat Atletico Madrid datang dengan modal empat gol. Dan yang lebih mengkhawatirkan, Robert Lewandowski tak bisa turun.
Kekalahan telak 0-4 di Madrid tiga pekan lalu memang menempatkan Blaugrana di ujung tanduk. Untuk sekadar bertahan, mereka wajib membalas dengan mencetak minimal empat gol tanpa balas. Sebuah misi yang hampir mustahil, apalagi tanpa sang striker andalan. Lewandowski absen karena cedera mata yang dialaminya saat melawan Villarreal.
Dengan situasi itu, opsi di lini depan jadi sangat terbatas. Ferran Torres mungkin satu-satunya penyerang murni yang tersisa. Tapi Hansi Flick, sang pelatih, rupanya punya rencana lain. Ia dikabarkan tak akan memainkan striker tradisional sama sekali.
Menurut sejumlah laporan dari lokasi latihan, Flick justru mempertimbangkan skema "false nine" sebagai senjata rahasia. Taktik ini bukan hal baru; Barcelona pernah sukses besar menggunakannya untuk menggilas Real Betis 5-1 di Copa del Rey musim lalu. Intinya, tidak ada ujung tombak statis. Yang ada adalah gelandang atau sayap yang bergerak bebas, saling bertukar posisi, dan bikin pusing pertahanan lawan.
Kalau strategi ini benar-benar dijalankan, Dani Olmo punya peluang besar untuk mengisi peran itu. Dia akan beroperasi di area tengah, dikelilingi oleh kecepatan Lamine Yamal dan skill Raphinha di sayap. Sementara itu, Fermin Lopez bisa maju dari lini kedua sebagai gelandang serang. Pendekatan ini diharapkan memberi fleksibilitas dan mobilitas tinggi dua hal yang sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Atletico yang terkenal rapat.
Artikel Terkait
Norris Siap Hadapi Era Baru F1 di GP Australia 2026
PSM Makassar Gagal Pertahankan Keunggulan, Imbang 2-2 Lawan Persita
PSS Sleman Kokoh di Puncak, PSIS Semarang Terancam Degradasi
PSM Makassar Hadapi Persita dalam Laga Penuh Tekanan di Stadion Gelora BJ Habibie