Bantuan pemerintah untuk perbaikan rumah ibadah di daerah terdampak bencana akhirnya turun juga. Kementerian Agama, lewat Ditjen Bimas Islam, menggelontorkan dana tak sedikit totalnya mencapai Rp1,25 miliar. Uang sebesar itu dialokasikan untuk dua hal utama. Pertama, sebanyak Rp750 juta dikhususkan buat rehab masjid dan musala yang rusak.
Di sisi lain, sisa dana Rp500 juta disalurkan ke berbagai lembaga. Penerimanya macam-macam, mulai dari majelis taklim, ormas Islam, sampai yayasan. Para tokoh agama juga mendapat bagian.
Nah, untuk masjid atau musala yang kondisinya parah, bantuan per unitnya bisa mencapai Rp50 juta. Tujuannya jelas: agar bangunan-bangunan itu cepat bisa dipakai lagi.
Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, angkat bicara soal ini. Menurutnya, bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian negara.
“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, sekaligus menguatkan kembali semangat masyarakat untuk bangkit,” ujar Arsad, Rabu (14/1/2026).
Artikel Terkait
KPK Tinjau Risiko Dua Proyek Strategis Pemerintah
Permata Bank dan JAL Gelar Pameran Perjalanan, Tiket ke Jepang Diskon hingga Rp14 Juta
Menlu Sugiono Peringatkan Dunia Masuki Ruang Abu-Abu yang Berbahaya
Amran Minta Rp5,1 Triliun untuk Bangkitkan Pertanian Sumatera yang Terendam Banjir