JAKARTA - Buat kamu yang lagi cari peluang kerja, ada kabar menarik nih dari kampus ternama. Universitas Gadjah Mada (UGM) lagi membuka lowongan kerja di Fakultas Teknik, tepatnya untuk Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan. Yang bikin kesempatan ini makin terbuka lebar, formasi ini ditujukan untuk lulusan D4 hingga S1.
Posisi yang dibutuhkan adalah sebagai pengolah data. Menurut informasi dari laman resmi UGM, gaji yang ditawarkan cukup kompetitif, yaitu di atas Upah Minimum Regional (UMR).
Namun begitu, tentu saja ada sejumlah persyaratan ketat yang harus dipenuhi calon pelamar. Syarat-syaratnya cukup detail, antara lain:
Pertama, pelamar harus sehat jasmani dan rohani. Dari sisi pendidikan, minimal harus punya gelar S1 atau D4 dari bidang yang sesuai. Asal kampusnya pun harus perguruan tinggi dalam negeri dengan akreditasi A atau Unggul.
Usia maksimal dibatasi sampai 26 tahun. Kemampuan bahasa Inggris juga diuji, dengan skor TOEFL minimal 475. Untuk nilai akademik, IPK minimal 3,30 dari skala 4,00 jadi patokannya.
Di sisi lain, kemampuan teknis juga sangat diperhitungkan. Harus mahir pakai Microsoft Office seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Tidak cuma itu, skill mengoperasikan tools online seperti Google Sheet dan Google Drive juga wajib dikuasai.
Perusahaan juga mencari orang yang bisa desain praktis pakai Canva atau Photoshop. Pengetahuan dasar fotografi jadi nilai plus. Dan yang nggak kalah penting, ya harus punya kemampuan komunikasi yang oke.
Gimana cara daftarnya? Prosedurnya cukup sederhana.
Calon pelamar diharuskan mengakses laman http://ugm.id/RekrutmenPengolahData. Di sana, kamu perlu melampirkan sejumlah dokumen pendukung. Surat lamaran, fotokopi KTP, ijazah, plus sertifikat-sertifikat relevan lainnya.
Perhatiin deadline-nya, ya! Pendaftaran ditutup paling lambat tanggal 20 Januari 2026. Waduh, masih ada waktu cukup panjang buat mempersiapkan segalanya. Selamat mencoba, semoga beruntung!
Artikel Terkait
BPJT: Implementasi Sistem Bayar Tol Tanpa Berhenti (MLFF) Masih Butuh Proses Adaptasi
Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun 2026
Perundingan Damai AS-Iran Gagal, Mantan Diplomat Sebut AS Sampaikan Ultimatum