Shoigu Telepon Iran, Kutuk Keras Campur Tangan Barat

- Selasa, 13 Januari 2026 | 11:35 WIB
Shoigu Telepon Iran, Kutuk Keras Campur Tangan Barat

MOSKOW Lewat sambungan telepon yang dilakukan Senin lalu, Sergei Shoigu menyuarakan dukungannya kepada Iran. Kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia itu secara tegas mengutuk campur tangan negara-negara Barat dalam urusan dalam negeri Iran, khususnya terkait gelombang demonstrasi yang sedang terjadi.

Percakapan dengan Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, itu memang berlangsung hangat. Selain soal intervensi asing, Shoigu juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas banyaknya korban jiwa dalam unjuk rasa di negara tersebut.

"Dengan tegas mengutuk upaya lainnya oleh kekuatan eksternal untuk mencampuri urusan dalam negeri Iran,"

Begitulah bunyi pernyataan resmi dari layanan pers Dewan Keamanan Nasional Rusia, yang dirilis Selasa (13/1/2026). Intinya jelas: Rusia berdiri di pihak Iran.

Di sisi lain, pembicaraan itu tidak hanya berisi kecaman dan belasungkawa. Shoigu, yang juga mantan menteri pertahanan itu, menegaskan kembali komitmen Moskow untuk mempererat kerja sama bilateral. Dasar utamanya adalah Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif yang diteken kedua negara awal tahun lalu, tepatnya 17 Januari 2025. Mereka sepakat untuk terus berkoordinasi menyikapi berbagai masalah keamanan bersama.

Perjanjian itu sendiri bukan sekadar dokumen biasa. Ia menandai babak baru dalam hubungan Moskow dan Teheran, terutama di bidang militer dan ekonomi. Dan kerja sama yang kian mesra ini tentu saja diawasi dengan ketat dan sering dikritik oleh negara-negara Barat.

Jadi, lewat telepon itu, pesan Rusia terkirim dua arah: solidaritas untuk Iran di tengah gejolak dalam negeri, dan sinyal kepada Barat untuk urung mencampuri.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar