Di sisi lain, ada kabar baik untuk pihak yang diharapkan Presiden. Jumlah personel TNI dan Polri yang bertugas sebagai petugas haji tahun ini ternyata meningkat signifikan. Bahkan, disebut-sebut naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah petugas dari TNI, Polri dua kali lipat dari tahun yang lalu," ujar Wachid.
Menurutnya, kehadiran anggota TNI-Polri dalam penyelenggaraan haji itu penting. Ia menilai medan di tanah suci punya tantangan fisik yang tidak main-main. Butuh ketangguhan khusus.
"Di Arab Saudi meskipun nanti di bulan Juni sudah mulai memasuki bulan panas, suhu panas dan itu dibutuhkan seorang yang benar-benar patriotis yaitu TNI dan Polri," paparnya.
Jadi, meski keinginan awal Presiden belum sepenuhnya terwujud, komposisi petugas haji tahun ini menunjukkan pergeseran. Ada porsi lebih besar untuk TNI-Polri, tapi tetap menyisakan tempat bagi kader ormas. Sebuah kompromi yang, bagi Wachid, patut disyukuri.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan Kilang Balikpapan Senin Ini, Investasi Rp 123 Triliun untuk Hentikan Impor BBM
Dari Truk Dakar hingga Motor Listrik: Wajah Otomotif yang Terus Berubah
Harga Pertamax dan Dexlite Turun, Pertalite Tetap Bertahan
Di Balik Pesona Danau Batur, Ancaman Racun Diam-Diam Mengintai