Kawasaki Heavy Industries, raksasa industri asal Jepang, baru saja mengukir komitmen besar. Mereka resmi menandatangani kontrak dengan Japan Suiso Energy (JSE) untuk sebuah proyek ambisius: membangun kapal pengangkut hidrogen cair terbesar yang pernah ada. Bayangkan saja, kapasitas angkutnya mencapai 40.000 meter kubik.
Ini jelas bukan langkah kecil. Bagi Jepang, proyek ini adalah batu pijakan krusial untuk mengamankan rantai pasok hidrogen global. Di sisi lain, ini juga merupakan bagian dari upaya serius mendorong transisi menuju energi yang lebih bersih.
Menurut informasi yang beredar, kapal raksasa ini akan dibangun di Pabrik Sakaide milik Kawasaki, yang terletak di Prefektur Kagawa, Jepang bagian barat. Proses pengerjaannya akan dipantau langsung oleh JSE, yang bertindak sebagai operator.
Yang menarik, seluruh inisiatif ini didukung penuh oleh pemerintah melalui Dana Inovasi Hijau, dengan NEDO sebagai lembaga pelaksananya. Jadi, ada dukungan nyata dari negara di balik layar.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Kawasaki bermain di area ini. Mereka punya track record yang cukup mentereng. Pada 2021 lalu, mereka sudah menciptakan sejarah dengan meluncurkan Suiso Frontier, kapal pengangkut hidrogen cair pertama di dunia, meski kapasitasnya lebih kecil, 'hanya' 1.250 meter kubik.
Artikel Terkait
Hakim Ad Hoc Mogok Sidang, Ruang Pengadilan Sepi Mulai Besok
Aurelie Moeremans Bongkar Luka Grooming di Masa Remaja Lewat Broken Strings
Indonesia dan China Perkuat Kolaborasi, Nilai Perdagangan Tembus Rp2.100 Triliun
Setelah Mandek 12 Tahun, Proyek RS Sumber Waras Akhirnya Dapat Lampu Hijau