Operasi militer Amerika Serikat di Venezuela akhir pekan lalu bukan cuma soal politik. Ada hal besar yang dipertaruhkan: minyak. Menurut analis JP Morgan, langkah Washington ini bisa benar-benar mengubah peta energi global. Intinya, kalau AS berhasil menguasai industri energi Venezuela, mereka bakal memegang kendali atas cadangan minyak terbesar di dunia.
Laporan mereka, seperti dikutip Fortune, menyebutkan hal itu akan merombak pasar energi internasional. Lebih jauh lagi, posisi AS bisa melesat ke puncak. "Kendali tersebut dapat memosisikan AS sebagai pemegang cadangan minyak global teratas," tulis JP Morgan. Angkanya? Bisa mencapai sekitar 30 persen dari total cadangan minyak dunia. Bayangkan, sepertiga sumber minyak bumi di planet ini berada di bawah satu kendali.
Presiden Donald Trump sendiri sudah mengklaim pihaknya kini mengendalikan Venezuela. Dengan nada penuh keyakinan, dia menyatakan,
“Dominasi Amerika di Belahan Bumi Barat tidak akan pernah dipertanyakan lagi.”
Artikel Terkait
Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Dorong Futsal Indonesia Jadi Industri Profesional
AS Kerahkan Armada Perang Blokade Selat Hormuz Usai Gagalnya Perundingan Nuklir dengan Iran
Bernardo Tavares Kagumi Atmosfer Harmonis Suporter Meski Persebaya Dibantai Persija
Pemerintah Siapkan Layanan Haji Inklusif untuk Lansia dan Disabilitas pada 2026