MURIANETWORK.COM -Airlangga Hartarto seperti di bawah tekanan saat mengumumkan pengunduran diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar melalui video berdurasi 3 menit 22 detik pada Sabtu malam (10/8).
Demikian penilaian Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi mundurnya Airlangga Hartarto.
"Ya, kalau proses itu sebagai wacana publik sebagai hal-hal yang dirasakan sebenarnya sudah terjadi jauh sebelumnya, ketika sebelum pilpres itu berlangsung," kata Hasto di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (11/8).
Hasto mengatakan, tekanan-tekanan yang dilakukan penguasa turut dirasakan PDIP.
"Bahkan tekanan-tekanan itu juga masif terjadi yang dialami wali kota kami Ibu Ita (Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu) misalnya, itu ketika pilpres juga menghadapi hal yang sama," kata Hasto.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir