Namun begitu, kabar baik ini sedikit tercemari oleh kondisi terkini. Aceh sedang berduka dan berjuang menghadapi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah. Dampaknya, sektor pariwisata pun ikut merasakan efeknya.
Dampak Banjir Terhadap Pariwisata
Banjir di akhir November 2025 itu memang meninggalkan jejak kerusakan. Sejumlah destinasi wisata di kawasan tengah Aceh terdampak dan tak bisa dikunjungi untuk sementara. Dinas Pariwisata tentu berharap situasi ini cepat membaik.
"Kami berharap kondisi ini segera pulih. Pemerintah bersama pihak terkait terus melakukan penanganan dan pemulihan, agar destinasi wisata bisa kembali dikunjungi dengan aman," jelas Dedy.
Di balik musibah, optimisme tetap dipegang. Pihak Disbudpar yakin pariwisata Aceh akan bangkit lagi. Strateginya adalah dengan gencar mempromosikan destinasi dan menggelar event budaya di berbagai daerah.
"Kami meyakini dengan dukungan semua pihak dan masyarakat, sektor pariwisata Aceh dapat kembali tumbuh dan bergerak positif," pungkasnya penuh keyakinan.
Artikel Terkait
KPK Beberkan Pengembalian Rp 100 Miliar Terkait Kasus Kuota Haji
Kemnaker Tegaskan: Kabar Cairnya BSU 2026 Masih Hoaks, Waspada Penipuan!
Operasi SAR KM Putri Sakinah Ditutup, Satu Korban Warga Spanyol Masih Hilang
BMW Tercoreng Lesunya Pasar AS dan China di Kuartal Akhir 2025