Lewat sebuah pernyataan di platform X, manajemen JKT48 baru-baru ini angkat bicara. Mereka mengeluarkan peringatan keras terkait kasus yang sedang menimpa beberapa membernya: dugaan penyalahgunaan teknologi Artificial Intelligence atau AI. Intinya, mereka berkomitmen penuh untuk melindungi keamanan dan kehormatan para anggota grup.
“Kami sudah dapat laporan soal penyalahgunaan teknologi AI yang menimpa beberapa member,” tulis manajemen. Menurut mereka, konten-konten yang beredar itu punya potensi melanggar hukum, masuk ke ranah pencemaran nama baik bahkan penghinaan.
Nah, setelah berkomunikasi intens dengan member yang terdampak, keputusan pun diambil. Manajemen memilih untuk menyampaikan peringatan terbuka ini. Mereka merasa konten semacam itu jelas-jelas merugikan, baik secara psikis maupun reputasi.
Imbauannya jelas: siapa pun yang terlibat dalam pembuatan atau penyebaran konten AI itu harus segera berhenti. Kontennya juga wajib dihapus permanen dari mana pun dia disebar.
Artikel Terkait
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun