"Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita semua merasa yakin kartu debit Visa Bank Jakarta benar-benar bisa dipercaya untuk kelas global," tambahnya.
Tak berhenti di situ, Gubernur juga menyentuh rencana jangka panjang. Dia meminta Bank Jakarta mempersiapkan diri untuk melantai di bursa saham. Langkah IPO atau penawaran saham perdana dinilainya akan memperkuat tata kelola dan transparansi.
"Bank Jakarta juga mempersiapkan diri untuk bisa segera IPO. Karena dengan IPO, saya meyakini dengan diawasi oleh publik, maka Bank Jakarta akan menjadi semakin baik," jelas Pramono.
Rupanya, langkah strategis ini tak cuma soal kemudahan bertransaksi. Lebih dari itu, ada upaya membangun kepercayaan dan profesionalisme yang diharapkan bisa mengangkat citra bank daerah ini ke tingkat yang lebih tinggi.
Artikel Terkait
DJP Siap Eksekusi 200 Penunggak Pajak Kakap, Rp13,1 Triliun Telah Disetor
Liburan Tanpa Ribet: Mister Aladin dan Kredivo Bikin Jalan-Jalan Bisa Dicicil
APBN 2025 Cetak Kelebihan Dana, SiLPA Tembus Rp48,9 Triliun
Defisit APBN 2025 Melonjak, Menkeu: Ini Langkah Sengaja untuk Jaga Ekonomi