Pendekatannya memang harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Yang terpenting, kata Mu'ti, adalah membangkitkan kembali motivasi para siswa.
Dalam kesempatan yang sama, Mu'ti tak lupa menyampaikan terima kasih. Apresiasi ia berikan kepada semua pihak yang turun tangan mempercepat pemulihan ini. Mulai dari jajaran kementeriannya, Gubernur Sumut Bobby Nasution, para kepala daerah, hingga para kepala sekolah dan penyelenggara pendidikan di semua jenjang.
Dukungan kolektif ini dinilai sangat krusial. Terutama untuk menyukseskan kebijakan revitalisasi pendidikan yang dicanangkan pemerintah. Harapannya jelas: anak-anak di daerah terdampak bencana tetap bisa mendapatkan hak belajar yang layak dan berkesinambungan, meski di tengah keterbatasan.
Narasi bangkit dari musibah, rupanya, mulai terlihat nyata dari bangku-bangku sekolah di Sumut.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Implementasi B50 Mulai Juli 2026, Proyeksi Hemat Subsidi Rp48 Triliun
Groundbreaking Pabrik Melamin Pertama Indonesia Senilai Rp10,2 Triliun Digelar Pekan Depan di Gresik
Menko Airlangga: Ekonomi Kuartal I-2026 Tumbuh 5,5%, Penerimaan Pajak Naik 14,3%
Pabrik Melamin Terbesar di Indonesia Dibangun di KEK Gresik dengan Investasi Rp10,2 Triliun