Namun begitu, terornya tidak berhenti di situ. AW kemudian dipaksa melayani nafsu sang bos. Dan di saat itulah, dengan penuh kesadaran, istri pelaku mengangkat ponselnya dan merekam segalanya.
"Istri pelaku menyuruh persetubuhan itu dilakukan dan kemudian merekamnya. Alasannya diduga karena tuduhan perselingkuhan, namun tindakan memaksa dan merekam itu sama sekali tidak bisa dibenarkan secara hukum,"
Jelas Alita lagi, menegaskan betapa kelirunya alasan mereka.
Sebelum berhasil dibawa pulang, AW sempat mengalami penyekapan. Keluarganya baru tahu setelah menerima pesan singkat darinya. Dalam pesan itu, AW mengaku sedang berada dalam situasi yang sangat berbahaya. Itulah yang akhirnya membuka jalan bagi penyelidikan dan pertolongan.
Artikel Terkait
Pelatih Persija: Fokus pada Konsistensi, Bukan Pergerakan Rival
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42
Malut United Kalah 2-3 dari Persija, Pelatih Apresiasi Semangat Juang Pemain