Namun begitu, terornya tidak berhenti di situ. AW kemudian dipaksa melayani nafsu sang bos. Dan di saat itulah, dengan penuh kesadaran, istri pelaku mengangkat ponselnya dan merekam segalanya.
"Istri pelaku menyuruh persetubuhan itu dilakukan dan kemudian merekamnya. Alasannya diduga karena tuduhan perselingkuhan, namun tindakan memaksa dan merekam itu sama sekali tidak bisa dibenarkan secara hukum,"
Jelas Alita lagi, menegaskan betapa kelirunya alasan mereka.
Sebelum berhasil dibawa pulang, AW sempat mengalami penyekapan. Keluarganya baru tahu setelah menerima pesan singkat darinya. Dalam pesan itu, AW mengaku sedang berada dalam situasi yang sangat berbahaya. Itulah yang akhirnya membuka jalan bagi penyelidikan dan pertolongan.
Artikel Terkait
AS Pertimbangkan Serangan Terbatas atau Blokade Maritim ke Iran
Bansos Tahap II 2026 Dijadwalkan Cair April, Menjangkau 18 Juta KPM
Bank Woori Saudara Optimalkan Strategi Pendanaan dan Kredit untuk Jaga Margin
Inggris Tolak Dukung Rencana Blokade AS di Selat Hormuz