Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai memiliki motif khusus di balik keinginannya untuk terus bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pasca lengser. Analisis ini menyoroti bahwa pertemuan berulang tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan sebuah strategi politik.
Motif Perlindungan Masa Lalu dan Masa Depan Keluarga
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyatakan bahwa tindakan Jokowi dapat dibaca sebagai upaya untuk melindungi kebijakan dan perbuatannya selama satu dekade memimpin Indonesia, sekaligus mengamankan masa depan keluarganya, terutama putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden.
Pola Unik dalam Sejarah Politik Indonesia
Hari Purwanto menggarisbawahi keunikan pola ini. Baru kali ini dalam sejarah, ya kan, mantan presiden sangat berhasrat ketemu terus-menerus dengan presiden terpilih,
ujarnya dalam sebuah podcast. Ia membandingkannya dengan sikap mantan presiden sebelumnya yang cenderung legawa dan memberikan ruang kepada penerusnya tanpa intervensi berlebihan.
Strategi Menjaga Pengaruh dan Kelanggengan Politik
Lebih lanjut, Hari menjelaskan bahwa dengan adanya anak kandungnya di posisi wakil presiden, Jokowi berusaha memastikan bahwa dirinya dan keluarganya tetap berada dalam lingkaran kekuasaan. Hal ini dinilai sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan berkelanjutan dari pemerintahan yang sedang berjalan, sekaligus melindungi posisi Gibran dari berbagai kritik, termasuk yang menyebutnya sebagai anak haram konstitusi
akibat proses pencalonannya yang kontroversial.
Dengan kata lain, pertemuan rutin Jokowi dan Prabowo ini tidak lepas dari upaya membangun perlindungan politik jangka panjang bagi diri dan dinastinya.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/12/682931/ini-motif-jokowi-ingin-terus-bertemu-prabowo-
Artikel Terkait
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton
Presiden Prabowo Terima Laporan Reformasi Polri, Instruksikan Perubahan Bertahap hingga 2029
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zero Tolerance terhadap Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Agama
118 BEM Nusantara Dialog Langsung dengan Mentan, Bahas Swasembada Pangan hingga Koperasi Desa