Donald Trump membuat heboh lagi. Melalui akun Truth miliknya, mantan Presiden AS itu mengunggah sebuah foto yang langsung menyulut perhatian dunia. Foto itu menunjukkan Nicolas Maduro, presiden Venezuela, dalam kondisi yang tak biasa: berdiri di atas kapal perang AS.
"Nicolas Maduro on board the USS Iwo Jima," tulis Trump, Minggu (4/1/2026). Cuitannya singkat, tapi dampaknya luar biasa.
Dalam foto itu, Maduro terlihat mengenakan setelan abu-abu. Penampilannya tenang, tapi detailnya mengungkap cerita lain. Matanya tertutup kacamata hitam gelap, bukan sekadar gaya. Kedua telinganya dilindungi earmuffs. Yang paling mencolok: tangannya diborgol. Di tengah situasi itu, dia terlihat memegang botol air mineral.
Latar belakangnya jelas: kapal perang Amerika. Gambar ini muncul setelah Trump sendiri mengonfirmasi penangkapan itu.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," ujar Trump dalam pernyataannya.
Dia mengungkap bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, sudah dibawa keluar dari Venezuela. Operasi ini dilakukan Sabtu dini hari (3/1/2026) waktu setempat. Namun, Trump enggan merinci. Bagaimana tepatnya penangkapan terjadi, lembaga mana saja yang terlibat semua itu masih diselimuti kabut.
Menurut informasi, pasangan itu kini berada di sebuah pangkalan militer di New York.
Langkah AS ini bukan tanpa alasan. Sejak 2020, Maduro sudah menjadi buronan pengadilan AS. Dia didakwa dengan tuduhan berat: terlibat terorisme dan perdagangan narkoba. Penangkapan ini seperti babak akhir dari ancaman yang sudah lama menggantung.
Operasinya sendiri ternyata tak hanya soal menangkap seseorang. Serangan udara dilancarkan AS ke beberapa wilayah Venezuela. Ibu kota Caracas jadi sasaran, begitu juga wilayah Miranda, Aragua, dan La Guaira.
Pemerintah Venezuela berang. Mereka menyatakan serangan itu tak hanya menarget instalasi militer, tapi juga infrastruktur sipil. Kerusakan dan korban jiwa dilaporkan, meski detailnya masih simpang siur.
Foto Maduro yang diborgol di atas kapal perang AS kini beredar luas. Ia bukan sekadar gambar, melainkan simbol pergeseran kekuatan yang dramatis. Dunia menunggu, apa yang akan terjadi berikutnya.
Artikel Terkait
Bandara Changi Catat Rekor Penumpang Meski Penerbangan Timur Tengah Anjlok
VIVA Apotek Akuisisi Penuh Farmaku, Perkuat Jaringan Ritel Farmasi
Empat Raksasa K-Pop Rencanakan Festival Global untuk Saingi Coachella
BMKG Proyeksikan Musim Kemarau 2026 Lebih Awal dan Panjang