WASHINGTON Setelah aksi militer besar-besaran di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores di Karakas, ancaman Presiden AS Donald Trump kini beralih ke tetangganya. Kolombia disebut-sebut sebagai target berikutnya.
Trump dengan tegas menuduh Presiden Kolombia Gustavo Petro terlibat dalam bisnis narkoba. "Dia punya pabrik kokain yang diselundupkan ke sini, ke Amerika," ujarnya. "Jadi, dia harus berhati-hati."
Peringatan keras itu disampaikan Trump pada Minggu (4/1/2026).
Namun begitu, Kolombia bukan satu-satunya negara yang masuk dalam sorotan. Kuba juga mendapat peringatan serupa dari pemimpin Gedung Putih itu. Trump menyebut pulau tersebut sebagai "negara gagal" yang kepemimpinannya telah menciptakan kehancuran ekonomi berkepanjangan. "Rakyat di sana sudah menderita puluhan tahun," katanya. Menurutnya, Kuba akan menjadi topik pembicaraan serius di waktu mendatang.
Trump juga menyelipkan nada yang sedikit berbeda saat membicarakan Kuba. "Kami ingin membantu warga Kuba yang masih di sana, tentu saja. Tapi kami juga punya perhatian besar untuk mereka yang terpaksa mengungsi dan memilih menetap di Amerika," jelasnya.
Artikel Terkait
Kemenperin Usul Insentif Baru untuk Industri Otomotif Mulai 2026
Harbolnas 2025 Cetak Transaksi Rp36,4 Triliun, Produk Lokal Jadi Andalan
Herdman Buka Karier di Indonesia dengan Pendekatan Budaya
Anggota DPR Ingatkan Aparat: Tinggalkan Pola Lama Jelang KUHP Baru Berlaku