Pandangan keras terhadap Havana itu mendapat dukungan dari Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
"Situasi di Kuba adalah sebuah bencana," tegas Rubio, yang sendiri merupakan keturunan Kuba.
Dia tak segan menyebut para penguasa di Havana sebagai orang-orang yang tidak kompeten dan pikun. "Atau dalam beberapa kasus, bukan pikun, tapi benar-benar tidak becus," tambahnya.
Komunitas Kuba-Amerika, yang banyak menetap di Florida, memang kerap menjadi penentang rezim komunis yang berkuasa. Mereka menjadi salah satu basis dukungan penting bagi kebijakan keras Washington terhadap Havana. Ancaman-ancaman terbaru ini, tampaknya, tak lepas dari dinamika politik dalam negeri AS sendiri.
Artikel Terkait
Polri Gagalkan 1.243 Calon Jemaah Haji Ilegal Sepanjang 2025
Harley-Davidson Luncurkan Platform Ride untuk Transformasi Merek dan Perkuat Komunitas
Hujan Deras dan Angin Kencang di Bekasi Tumbangkan Pohon, Rusak Rumah, dan Lumpuhkan Jalan
CEO Danantara Tinjau Teknologi Mobil Otonom di Fasilitas EVE Energy China