Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, baru-baru ini menyambangi Lapas Terbuka Kelas II Ciangir di Kabupaten Tangerang. Kunjungan ini bukan agenda biasa ini adalah inspeksi mendadak atau sidak. Menariknya, ini kali pertama seorang menteri menginjakkan kaki di sana sejak lapas itu berdiri.
"Sidak ini saya lakukan karena lokasinya yang paling dekat dari Jakarta," ujar Agus kepada awak media, Selasa lalu.
Lalu dia menengok ke arah para petugas, bertanya, "Mungkin baru sekali ini didatangi menteri, ya?"
Beberapa petugas langsung mengangguk membenarkan. Salah seorang di antaranya bahkan menyahut, "Betul, Pak. Baru pertama kali menteri ke sini."
Lapas Ciangir sendiri bukan tempat baru. Berdiri sejak 2019 di atas lahan seluas 23 hektare, lapas ini punya konsep berbeda. Karena berstatus terbuka, yang menghuninya adalah warga binaan yang sedang dalam tahap asimilasi. Saat ini, ada 19 narapidana yang menjalani proses tersebut di sana.
Dalam sidak itu, Agus melihat langsung bagaimana lahan tidur atau idle di kompleks lapas sudah mulai digarap. Pemerintah, katanya, turut menyuntikkan bantuan modal. Tujuannya untuk mendukung penanaman padi oleh para warga binaan.
Artikel Terkait
Pemerintah Dorong Penerima PKH Jadi Anggota Koperasi Desa untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem
Korlantas Polri Gunakan Drone ETLE untuk Pantau Arus Lalu Lintas di Exit Tol Cibiru-Cileunyi
Polda Metro Jaya Bantah Pelaku Penganiayaan di SPBU Cipinang Anggota Polisi
Kemensos-Kemenkop Dorong 18 Juta Penerima Bansos Masuk Koperasi Desa