Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sudah memberikan sedikit bocoran. Dalam sebuah pengumuman, Trump menyatakan bahwa militer AS akan membawa Maduro ke New York terlebih dahulu.
“Setelah itu,” ujarnya, “otoritas AS yang akan memutuskan apakah pengadilan akan digelar di Miami atau tetap di New York.”
Kini, semua mata tertuju pada proses hukum selanjutnya. Kedatangan mereka di New York bukanlah akhir cerita, melainkan babak baru dari sebuah drama politik dan hukum yang telah menarik perhatian dunia.
Artikel Terkait
Kayu Hanyutan Diolah Jadi Huntara, Upaya Bersihkan Pasca-Bencana di Sumatera
Banjir Bandang Sitaro Tewaskan 11 Jiwa, Bencana Serupa Melanda Sejumlah Daerah
Samsung Siap Catat Laba Tertinggi dalam 7 Tahun Berkat Panen Chip AI
Posko Nataru Ditutup, 10 Juta Penumpang Melintasi 37 Bandara