Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sudah memberikan sedikit bocoran. Dalam sebuah pengumuman, Trump menyatakan bahwa militer AS akan membawa Maduro ke New York terlebih dahulu.
“Setelah itu,” ujarnya, “otoritas AS yang akan memutuskan apakah pengadilan akan digelar di Miami atau tetap di New York.”
Kini, semua mata tertuju pada proses hukum selanjutnya. Kedatangan mereka di New York bukanlah akhir cerita, melainkan babak baru dari sebuah drama politik dan hukum yang telah menarik perhatian dunia.
Artikel Terkait
Inspirasi Ceramah Singkat Ramadhan: Dari Kejujuran hingga Empati Sosial
Pemprov NTB dan ITDC Bahas Penanganan Banjir Terpadu di KEK Mandalika
Deva Mahenra Pulang ke Makassar untuk Antar Nenek ke Peristirahatan Terakhir
Sahur On The Road Bisa Diisi Kegiatan Bermakna, Ini 5 Ide Alternatif