Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sudah memberikan sedikit bocoran. Dalam sebuah pengumuman, Trump menyatakan bahwa militer AS akan membawa Maduro ke New York terlebih dahulu.
“Setelah itu,” ujarnya, “otoritas AS yang akan memutuskan apakah pengadilan akan digelar di Miami atau tetap di New York.”
Kini, semua mata tertuju pada proses hukum selanjutnya. Kedatangan mereka di New York bukanlah akhir cerita, melainkan babak baru dari sebuah drama politik dan hukum yang telah menarik perhatian dunia.
Artikel Terkait
KPK Geledah Rumah Mantan Pj Sekda Pati untuk Perkuat Kasus Pemerasan Bupati
KPK Ungkap Keterkaitan Kasus Suap Impor dengan Bisnis Rokok Ilegal
Rp23 Triliun Suntikan Modal Garuda Habis untuk Bayar Utang dan Service Pesawat
Menaker Akan Bahas Usulan THR Cair H-14 Lebaran dengan Presiden Prabowo