Veloz Hybrid Lintas Nusa: Uji Nyata di Medan Ekstrem Jawa hingga Temui Komunitas Lokal

- Jumat, 02 Januari 2026 | 12:42 WIB
Veloz Hybrid Lintas Nusa: Uji Nyata di Medan Ekstrem Jawa hingga Temui Komunitas Lokal

Dari gemuruh Sirkuit Mandalika di Lombok awal Desember lalu, lalu berlanjut ke Bali, perjalanan panjang ekspedisi Veloz Hybrid Lintas Nusa kini masuk ke fase yang tak kalah menantang: menelusuri Pulau Jawa. Bersama kumparan, perjalanan yang digagas PT Toyota-Astra Motor ini menyusuri rute yang penuh warna, mulai dari Bromo yang legendaris, lalu turun ke Malang, menerobos Surabaya, dan berakhir di Yogyakarta.

Medannya? Benar-benar campur aduk. Bayangkan saja, satu hari kita berhadapan dengan tanjakan dan turunan curam pegunungan, keesokan harinya sudah harus berjuang di kemacetan lalu lintas kota. Rute seperti ini jelas bukan main-main. Ia menuntut keseimbangan sempurna antara tenaga, efisiensi bahan bakar, dan tentu saja, kestabilan kendaraan untuk jarak jauh.

Memang, tujuan utama ekspedisi ini adalah menguji teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) dari New Veloz Hybrid EV di berbagai medan Indonesia. Tapi, menurut sejumlah saksi yang terlibat, perjalanan ini ternyata punya dimensi lain yang tak kalah menarik.

Ia juga menjadi semacam jembatan untuk bertemu dengan banyak orang inspiratif, menyelami komunitas lokal, dan tentu saja, mengeksplorasi budaya serta kuliner khas daerah yang dilintasi.

Sebelum menjelajah lebih jauh, tim sempat mampir dan berbincang dengan Paguyuban Trans Bromo. Mereka adalah para pengemudi jip wisata yang jadi tulang punggung operasional di kawasan Bromo. Cerita-cerita mereka tentang medan ekstrem di sana bikin kita mengerti betapa beratnya tantangan alam yang harus dihadapi.

Tak hanya itu, perjalanan juga diwarnai pertemuan hangat dengan berbagai komunitas pengguna Toyota, seperti Toyota Owners Club (TOC). Salah satunya adalah Velozity, komunitas resmi pengguna Toyota Veloz yang sudah berdiri sejak 2012 dan kini anggotanya tersebar di enam kota di Jawa.

Di sini, obrolan jadi lebih cair. Para pemilik Veloz dengan semangat berbagi cerita perjalanan mereka, plus apresiasi terhadap mobil yang sehari-hari mereka kendarai. Yang seru, mereka juga dapat kesempatan langsung untuk merasakan dan mengeksplorasi New Veloz Hybrid EV yang baru diluncurkan November 2025 lalu.

Mobil yang diproduksi lokal ini memang menjanjikan gabungan menarik: efisiensi bahan bakar tinggi tapi performanya tetap tangguh. Sistem "self-charging hybrid"-nya, selain irit dan mudah dirawat, juga menawarkan sensasi berkendara yang lebih ramah lingkungan.

Soal keselamatan, New Veloz Hybrid EV dibekali Toyota Safety Sense (TSS). Fitur seperti "Adaptive Cruise Control", "Pre-Collision System", dan "Lane Departure Alert" hadir untuk jadi asisten yang membantu pengemudi di berbagai situasi.

Nah, buat yang suka tetap terhubung, kabinnya sudah mendukung "wireless" Apple CarPlay dan Android Auto. Jadi, bisa dengar petunjuk jalan atau putar lagu favorit tanpa perlu repot dengan kabel. Gabungan semua teknologi ini hybrid, keselamatan modern, kenyamanan membuat Veloz Hybrid EV ini cocok banget jadi mobil keluarga masa kini.

Tapi jangan salah, ekspedisi di Jawa ini bukan cuma soal mobil dan teknologi semata. Ada banyak cerita rasa dan tradisi yang ditemui di sepanjang jalan. Seperti saat tim singgah untuk mencoba Sego Tempong Cak Uut, dengan sambal tempongnya yang pedasnya bikin mata melek. Atau menyeruput kopi lokal berkualitas di Kedai Kopi Koopen.

Tak ketinggalan, kunjungan ke tempat-tempat penuh sejarah seperti Desa Kajoetangan dan Pasar Klejen. Lalu ada juga momen mengharukan di Sanggar Anjani, di mana para pebatik dengan sabar menjaga tradisi membatik agar tak punah ditelan zaman.

Seru, kan? Etape ketiga ekspedisi ini benar-benar padat cerita. Buat kamu yang penasaran dengan petualangan lengkapnya, tonton saja langsung keseruannya di bawah ini!

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar