MANCHESTER – Babak baru dalam pencarian manajer Manchester United ini benar-benar tak terduga. Setelah upaya mendekati Carlo Ancelotti kandas, datanglah tawaran yang bikin banyak orang mengernyit. Bukan dari nama asing, melainkan dari legenda klub itu sendiri: Wayne Rooney.
Mantan kapten itu menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Old Trafford musim depan. Tapi, jangan salah sangka dulu. Posisi yang dia incar bukanlah kursi manajer kepala. Rooney justru membuka diri untuk peran sebagai asisten pelatih. Tujuannya satu: membantu membangkitkan lagi sang Setan Merah.
“Kalau ada yang minta saya jadi asisten, ya saya siap. Seratus persen,” tegas Rooney.
Pernyataannya itu dia sampaikan dalam sebuah wawancara podcast. Rooney bilang, dia nggak buru-buru, tapi cuma menunggu kesempatan yang pas. Manchester United, baginya, selalu punya tempat spesial. Di sisi lain, Everton sebagai mantan klubnya juga jadi salah satu targetnya. Intinya, dia nggak memaksa harus jadi bos utama.
Jejak Rooney di Dunia Kepelatihan
Perjalanannya sebagai pelatih sejauh ini boleh dibilang berat. Dia memulai segalanya di Derby County, dan berakhir dengan degradasi. Lalu dia coba peruntungan di Amerika Serikat bersama D.C. United. Ada juga pengalaman singkatnya menangani Birmingham City dan Plymouth Argyle.
Meski begitu, semangatnya nggak lantas padam. Saat ini, Rooney lebih sering terlihat sebagai analis di berbagai media. Dia juga rajin mendukung perkembangan karier putranya, Kai, yang membela tim muda United.
Dukungan dari Kawan Lama
Situasi di Manchester United sendiri masih belum jelas. Posisi manajer tetap masih kosong. Michael Carrick yang jadi pelatih sementara sejauh ini hasilnya cukup bagus – empat menang dan satu seri. Tapi manajemen tetap ingin figur yang lebih permanen.
Nah, di tengah kebimbangan ini, dukungan untuk Rooney datang dari mantan rekan setimnya, Wes Brown.
Brown bilang, peluang Rooney kembali ke Old Trafford itu terbuka lebar. Pengalamannya yang beragam, meski penuh tantangan, dianggap bisa jadi modal berharga untuk mengelola klub sebesar United.
Sekarang, semua mata tertuju pada keputusan manajemen. Apa mereka akan membawa pulang sang legenda dalam peran baru? Atau justru memilih jalan lain? Pertanyaan ini pastinya bakal jadi bahan perbincangan panas di mana-mana.
Artikel Terkait
Persib Bandung Larang Suporter Persijap Hadir di Laga Pamungkas Super League 2025-2026
Inter Milan Pantau Curtis Jones, Tapi Manu Koné Tetap Prioritas Utama
Widodo Cahyono Putro Resmi Latih PSIS, Isyaratkan Reuni dengan Arhan dan Dewangga demi Target Promosi
Bruno Tubarao Pulang ke Brasil, Isyaratkan Hengkang dari Persija Jakarta