Prabowo tak sungkan mengucapkan terima kasih. Kerja keras semua pihak, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, hingga masyarakat sendiri, dia sebut sebagai kunci keberhasilan. Dia melihat langsung kehadiran nyaris semua instansi terkait di lokasi.
Di sisi lain, di balik semangat membangun, ada duka yang tak terlupakan. Presiden menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Komitmennya jelas: pemerintah akan segera mengganti dan membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang.
“Kita sudah bertekad untuk segera membangun. Untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak kita bantu,” tegasnya. “Saya cukup optimis, kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik.”
Nada bicaranya kemudian mengeras, menyinggung penegakan hukum. Pemerintah, ungkap Prabowo, tidak akan ragu bertindak tegas. Terutama terhadap pihak-pihak yang dianggap melanggar aturan dan mengabaikan kepentingan publik.
“Yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut izinnya semuanya. Kita di tahun depan ini tidak akan ragu-ragu,” ujarnya dengan nada pasti.
Di penghujung kunjungan, pesannya sederhana namun penuh daya. Dia mengajak semua pihak untuk menyambut tahun baru dengan semangat dan optimisme yang lebih besar. “Kita hadapi masa depan… Kita makin kuat, negara kita akan makin kuat,” tutup Prabowo, mengakhiri kunjungan kerjanya di wilayah yang sedang bangkit itu.
Artikel Terkait
Agrinas Klaim Hemat Rp46,5 Triliun dari Pengadaan 105 Ribu Kendaraan Operasional Koperasi
Dirut Agrinas Bantah Langgar Aturan TKDN di Tengah Rencana Impor Mobil India
Bank Woori Saudara Genjot Pertumbuhan Bisnis Lewat Strategi Kemitraan
China Larang Ekspor ke 20 Perusahaan Jepang, Sebut Ancaman Keamanan Nasional