Dendy menegaskan komitmen itu. Ekspansi armada, katanya, sejalan dengan misi perusahaan membuka akses lebih luas. Yang dicari adalah pengalaman terbang yang tidak hanya aman dan nyaman, tapi juga tepat waktu. Dengan operasional yang diperkuat, harapannya perjalanan liburan penumpang bisa lebih lancar.
“Kami optimis. Armada yang kuat memungkinkan kami berkontribusi lebih bagi industri penerbangan nasional. Tapi, keselamatan dan kepuasan pelanggan tetap yang utama,” imbuhnya.
Jadi, dengan tambahan satu Airbus A320 ini, Pelita Air merasa lebih siap. Mereka akan mengawal gelombang mudik dan liburan Nataru dengan pengelolaan operasional yang ketat. Targetnya jelas: layanan yang andal, aman, dan tepat waktu. Di sisi lain, ini juga bentuk dukungan mereka agar konektivitas udara nasional di momen tahun baru nanti benar-benar berjalan mulus.
Momentum libur akhir tahun selalu jadi ujian bagi maskapai. Pelita Air, setidaknya, sudah menyiapkan salah satu jawabannya.
Artikel Terkait
KPK: Hampir 95 Ribu Pejabat Belum Laporkan Harta Kekayaan, Tenggat 31 Maret
Dua Prajurit TNI Gugur dalam Insiden di Perbatasan Israel-Lebanon
Bea Cukai Segel 4-5 Kapal Pesiar Asing Diduga Selewengkan Fasilitas Pajak
Pemerintah Alokasikan Ribuan Truk Impor India untuk Koperasi Desa