Panwar pun merasa tersinggung. Ia kemudian mengeluh dan menegur sang dokter. "Saya bertanya, apakah dia berbicara dengan anggota keluarganya sendiri dengan cara seperti itu?"
Tanggapannya? Sungguh di luar dugaan. Alih-alang meminta maaf, dokter itu malah melayangkan pukulan. Pertengkaran verbal berubah jadi kekerasan fisik dalam sekejap.
Rekaman CCTV dari dalam ruangan, yang konon diambil oleh seorang petugas, mengabadikan momen kelam itu. Tampak dokter tersebut terus memukuli Panwar yang berusaha melindungi diri sambil tetap terbaring lemah.
Akibat insiden ini, Panwar tak tinggal diam. Ia telah melaporkan Dr. Raghav ke kepolisian dengan tuduhan penganiayaan. Di sisi lain, pihak rumah sakit dikabarkan telah mengambil tindakan tegas. Dr. Raghav Narula dilaporkan diskors dari tugasnya menunggu penyelidikan lebih lanjut.
Cerita ini, tentu saja, memantik banyak tanda tanya. Terutama soal etika dan kepercayaan dasar dalam hubungan dokter-pasien yang seharusnya dibangun di atas rasa saling menghormati.
Artikel Terkait
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai Tiga Orang dan Rusakkan Puluhan Rumah
Menpar Akui Dampak Konflik Timur Tengah, Kerugian Pariwisata Capai Rp2,04 Triliun
Menpar Genjot Strategi Pivot Pasar Wisata Hadapi Tekanan Global
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas dalam Plastik, Pesan Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa Tertempel