Di sisi lain, arus ke Barat (Merak) melalui GT Cikupa tercatat naik 4,2%. Sedangkan arus menuju Puncak lewat GT Ciawi mengalami kenaikan paling kecil, yakni 2,9%.
Puncak kepadatan tampaknya terjadi pada H-2. Dalam sehari itu saja, tercatat 165.326 kendaraan keluar Jabotabek, atau naik 23,3% dari arus biasa. Lonjakan tajam terutama terjadi di gerbang menuju Jawa Tengah dan Timur.
“Jasa Marga memproyeksikan akan terdapat peningkatan lalu lintas di 4 GT Utama pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 189.280 kendaraan atau naik 35,5 persen dari lalu lintas normal,”
tambah Rivan. Artinya, puncak arus mudik diprediksi masih akan berlangsung hingga hari H Natal itu sendiri.
Gelombang kendaraan ini seakan menjadi ritual tahunan. Jalan-jalan tol kembali menjadi saksi bisu perpindahan massal warga ibu kota yang pulang kampung untuk merayakan Natal bersama keluarga.
Artikel Terkait
Harga Bahan Pokok Naik Jelang Akhir Pekan, Beras dan Bawang Merah Melonjak
PM Anwar Umumkan Kapal Malaysia Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Herdman Soroti Mentalitas dan Kualitas Baggott sebagai Alasan Pemanggilan ke Timnas
Kelompok Houthi Siap Serang AS dan Israel di Jalur Vital Laut Merah