Namun begitu, pergerakan yang menjauh itu bukan berarti kita bisa bernapas lega. Miming dengan tegas mengingatkan bahwa dampak tidak langsungnya tetap harus diwaspadai. Sistem cuaca ini bisa mempengaruhi kondisi di tanah air, membawa hujan deras dan angin kencang.
“Masyarakat di sejumlah wilayah di Sumatra dan Jawa diimbau waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, serta gelombang laut sedang hingga tinggi,”
Peringatannya jelas. BMKG pun sudah memetakan sejumlah wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter. Daerah yang dimaksud meliputi perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, lalu membentang dari perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat. Tak ketinggalan, wilayah Samudra Hindia selatan Banten hingga NTB juga masuk dalam daftar waspada.
Jadi, meski pusat siklonnya bergerak menjauh, efek riaknya masih bisa kita rasakan. Kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang tinggal di pesisir dan daerah rawan banjir, tetap menjadi kunci.
Artikel Terkait
Polres Tasikmalaya Kota Terapkan One Way Situasional Atasi Kepadatan Liburan Lebaran
KPK Alihkan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut dari Rutan ke Rumah
Arus Mudik Hari Kedua Lebaran Paksa Tol Layang MBZ Buka-Tutup Akses
Istri Tahanan Ungkap Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Kamis Malam