Menperin Soroti Pertumbuhan Manufaktur Tembus 5,17%, Ungguli Ekonomi Nasional

- Kamis, 05 Februari 2026 | 12:15 WIB
Menperin Soroti Pertumbuhan Manufaktur Tembus 5,17%, Ungguli Ekonomi Nasional

MURIANETWORK.COM - Pameran otomotif terbesar di Indonesia, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, resmi dibuka pada Kamis (5 Februari 2026) dengan optimisme tinggi terhadap sektor industri. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang hadir membuka acara, menyoroti momentum penting di mana pertumbuhan industri manufaktur nasional kini mulai mengungguli laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Pertumbuhan Manufaktur Tembus 5,17 Persen

Dalam sambutannya di arena pameran, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita memaparkan data kinerja industri yang menggembirakan. Berdasarkan catatan periode Januari hingga September 2025, sektor manufaktur Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,17 persen. Pertumbuhan ini merepresentasikan penambahan nilai ekonomi yang signifikan.

Agus menjelaskan, "Dari Rp1.783 triliun di tahun 2024 meningkat menjadi Rp1.875,33 triliun pada tahun 2025, year on year. Dan angka ini lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,01 persen."

Momen Bersejarah Setelah 14 Tahun

Yang patut dicatat, capaian ini bukan sekadar angka kuartalan biasa. Menteri menekankan bahwa ini merupakan kali pertama dalam satu setengah dekade terakhir industri manufaktur konsisten menjadi lokomotif yang lebih cepat daripada perekonomian nasional.

"Jadi selama 14 tahun belakang selalu pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari pertumbuhan manufaktur. Sekarang dua kuartal terakhir pertumbuhan manufaktur lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Fenomena ini terjadi secara berturut-turut pada kuartal II dan III tahun 2025. Bagi banyak pengamat industri, pergeseran tren ini mengindikasikan penguatan struktur ekonomi yang selama ini diharapkan, di mana sektor produksi riil mengambil peran pemimpin.

Harapan untuk Data Terkini dan Masa Depan

Dengan nada optimistis, Agus menyatakan kondisi ini sebagai arah ideal pembangunan ekonomi. Ia berharap momentum positif ini terus berlanjut, bahkan pada data resmi yang akan segera dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di hari yang sama.

"Mudah-mudahan dalam release yang akan kita dengar beberapa menit lagi (rilis BPS), yaitu kembali akan terlihat bahwa kontribusi, bahwa pertumbuhan manufaktur itu akan kembali berada di atas pertumbuhan ekonomi. Karena memang seharusnya seperti itu, manufaktur justru yang harus mengangkat ekonomi," ujarnya.

Pembukaan IIMS 2026 dengan sorotan pada data makroekonomi ini memberikan nuansa berbeda, mengingatkan bahwa pameran otomotif bukan hanya ajang produk, tetapi juga barometer kekuatan industri nasional. Suasana di lokasi pameran pun terasa hangat, diwarnai harapan bahwa geliat industri akan terus memacu perekonomian ke depan.

Komentar