Kapolri Turun ke Stasiun Tawang, Pastikan Kesiapan Nataru Tak Ada Celah

- Minggu, 21 Desember 2025 | 14:45 WIB
Kapolri Turun ke Stasiun Tawang, Pastikan Kesiapan Nataru Tak Ada Celah

Kapolri Tinjau Langsung Kesiapan Nataru di Stasiun Tawang

Minggu pagi itu, Stasiun Semarang Tawang sudah ramai. Di tengah keriuhan calon penumpang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba untuk mengecek kesiapan pengamanan dan pelayanan menyambut Natal dan Tahun Baru. Kunjungannya fokus pada puncak arus mudik nanti, memastikan semuanya berjalan aman dan nyaman untuk masyarakat.

Dia tak sendirian. Sigit datang bersama sejumlah pejabat tinggi Polri, seperti Kadivpropam Irjen Abdul Karim dan Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho. Rombongan ini langsung disambut Kapolrestabes Semarang dan pimpinan Daop IV KAI. Agenda utamanya jelas: meninjau segala fasilitas dan antisipasi yang sudah disiapkan.

Sigipun berkeliling. Dia melihat Posko Kesehatan Polri, lalu memeriksa area bermain anak dan kursi pijat yang tersedia. Fasilitas untuk difabel, termasuk kursi roda, juga tak luput dari perhatiannya. Semua detail kecil itu penting, katanya, untuk menciptakan kenyamanan di tempat umum yang selalu penuh tekanan seperti stasiun.

Di sebuah ruang pertemuan, Kepala Daop IV KAI memaparkan kesiapan operasional. Mereka memprediksi lonjakan penumpang yang signifikan di wilayah Semarang. Data itu jadi bahan diskusi serius, mencari celah agar potensi kepadatan bisa diatasi sebelum jadi masalah.

"Kami harus antisipasi semua skenario," ujar Sigit usai menerima paparan.

Usai rapat kecil, Sigit menyapa para penumpang di ruang tunggu. Dengan senyum, dia membagikan goodie bag kepada beberapa keluarga yang terlihat menunggu kereta. Beberapa penumpang terkejut sekaligus senang melihat Kapolri datang langsung ke tengah mereka.

Tak lupa, ada penyerahan bantuan sosial simbolis. Paket itu diberikan kepada perwakilan petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, hingga tenaga kesehatan KAI. Ini bentuk apresiasi sekaligus penguatan sinergi di lapangan.

Acara hari itu juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda setempat. Kehadiran Forkopimda ini menunjukkan kerjasama lintas sektor benar-benar dijaga untuk momen Nataru. Stasiun Tawang sendiri, sebagai stasiun tipe A di Kota Lama, bisa menampung hingga 10.000 orang. Makanya, Polri sengaja mendirikan Pos Pelayanan khusus di bawah Polrestabes Semarang di area stasiun.

Menurut sejumlah saksi, peninjauan seperti ini memberi efek psikologis yang positif. Masyarakat merasa lebih dilindungi, petugas di lapangan juga merasa diawasi sekaligus didukung. Pada akhirnya, semua langkah ini adalah wujud komitmen Polri. Mereka ingin perayaan pergantian tahun berjalan lancar, terutama di titik-titik transportasi umum yang selalu jadi pusat kerumunan.

“Kenyamanan dan keamanan penumpang adalah prioritas kami,” tegas Sigit sebelum meninggalkan stasiun yang semakin siang semakin ramai.

Komentar