“Dia memberikan pakaian baru. Pakaian baru jumlahnya 101.000,” jelas Tito.
Tak cuma itu, ada satu perusahaan lain yang ikut bergerak. Perusahaan ini, yang biasanya fokus pada pasar dalam negeri, menyumbang 5.000 potong pakaian plus 2.000 selimut. Semuanya baru, bukan barang sisa.
“Bukan, bukan reject, jadi full baru,” tegas Mendagri menegaskan.
Dengan demikian, total bantuan yang terkumpul mencapai 106.000 item. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para penyintas banjir yang masih bertahan di pengungsian. Beberapa perusahaan besar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) disebut juga siap membantu dengan barang-barang layak pakai lainnya.
Artikel Terkait
Pembatasan Truk Gandengan Tetap Berlaku hingga 29 Maret Meski Puncak Arus Balik Lewat
Film Indie Iron Lung Karya Markiplier Raup Rp878 Miliar dari Modal Minim
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 28 Persen
Libur Lebaran 2026, 500 Ribu Lebih Wisatawan Serbu Monas, Ragunan, dan Ancol