JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja melakukan rotasi jabatan. Kali ini, dua kapolres di wilayah DKI Jakarta yang terkena mutasi: Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Kapolres Metro Jakarta Selatan. Pergantian ini tentu menarik perhatian, mengingat posisi strategis kedua wilayah tersebut.
Menurut surat telegram bernomor ST/2781/XII/KEP./2025 dan ST/2781A/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang ditandatangani Kapolri atas nama As SDM Irjen Anwar, pergeseran jabatan resmi diberlakukan. Dari dokumen itu, kita bisa melihat peta pergerakannya.
Untuk Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro tak lagi memimpin. Ia justru mendapat promosi sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK. II di Bareskrim Polri. Kursi yang ditinggalkannya akan segera diisi oleh Kombes Reynold E.P. Hutagalung.
Lalu bagaimana dengan Jakarta Selatan?
Nasib serupa dialami Kombes Nicolas Ary Lilipaly. Setelah memimpin Jaksel, karirnya melesat ke posisi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II di Sespim Lemdiklat Polri. Penggantinya sudah ditunjuk, yaitu Kombes I Putu Yuni Setiawan.
Mengenai mutasi ini, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan penjelasan.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).
Trunoyudo menambahkan, langkah ini bagian dari penyegaran organisasi. Tujuannya jelas: memperkuat kinerja Polri menghadapi tantangan ke depan.
Di sisi lain, ada kabar menarik lain dari keputusan Kapolri kali ini. Ternyata, tak hanya mutasi rutin. Enam perwira polisi wanita atau polwan juga dipromosikan untuk menduduki kursi kapolres. Mereka akan memimpin di berbagai daerah seperti Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir.
Belum cukup sampai di situ. Promosi besar juga diberikan kepada 17 polwan lainnya yang naik pangkat menjadi Kombes. Mayoritas dari mereka akan mengisi pos-pos krusial, terutama sebagai Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO).
Penempatannya tersebar luas. Mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga ke wilayah Timur Indonesia. Sebuah langkah yang menunjukkan peran polwan semakin sentral dalam struktur kepolisian kita.
Artikel Terkait
BSI Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun, Setara Rp32,81 per Saham
Harga BBM Global Melonjak Akibat Ketegangan AS-Iran, Hong Kong Catatkan Harga Termahal Rp72.253 per Liter
Beckham Putra Percaya Diri Hadapi Persija, Kemenangan atas PSIM Jadi Modal Berharga Persib
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank, LPS Genjot Literasi Keuangan