Putin Puji Ketulusan Trump, Tapi Tuntutan Rusia Tetap Tak Berubah

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:00 WIB
Putin Puji Ketulusan Trump, Tapi Tuntutan Rusia Tetap Tak Berubah

MOSKOW Di tengah ketegangan yang masih menyelimuti perang di Ukraina, Vladimir Putin justru melontarkan pujian yang cukup mengejutkan. Sasaran pujiannya? Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. Putin mengaku melihat keseriusan dan ketulusan dari Trump dalam upaya mengakhiri konflik ini. Tapi, jangan salah paham dulu. Pujian itu sama sekali tidak berarti Rusia melunak.

“Presiden Trump melakukan upaya serius untuk mengakhiri konflik ini. Dia melakukannya dengan penuh ketulusan,” ujar Putin dalam konferensi pers akhir tahun di Moskow, Jumat (19/12/2025).

Namun begitu, sang pemimpin Kremlin langsung menegaskan sikapnya yang tak berubah. Moskow tetap kukuh pada tuntutannya. Mereka meminta Ukraina menyerahkan empat wilayah yang dikuasai, plus membatalkan ambisinya untuk bergabung dengan NATO. Pokoknya, tidak ada kompromi. Syarat-syarat yang diajukan sejak pidato Putin di Juni 2024 itu, katanya, masih berlaku.

Jadi, di mana letak apresiasinya pada Trump? Putin rupanya memisahkan antara niat seseorang dengan realitas di lapangan. Dia menilai Trump benar-benar ingin perdamaian, tapi menurutnya, masalahnya bukan di AS. Tanggung jawab untuk menghentikan perang ini, klaim Putin, justru ada di pundak Ukraina dan sekutu-sekutu Eropanya.

Negara-negara Barat lah yang dianggapnya sebagai penghalang perdamaian, karena terus mendukung Kiev tanpa henti.

Di sisi lain, tentu saja, Kiev punya jawaban sendiri. Ukraina dengan keras menolak semua tuntutan Rusia itu. Mereka bertekad tidak akan menyerahkan sejengkal pun wilayah mereka, titik. Jadi, meski ada pujian untuk Trump yang mengambang di udara Moskow, jalan buntu antara kedua negara yang bertempur ini terlihat masih sangat panjang dan sulit.

Komentar