Jakarta digegerkan lagi oleh aksi cepat Komisi Pemberantasan Korupsi. Di penghujung tahun 2025 ini, tepatnya dalam rentang 17 sampai 18 Desember, lembaga antirasuah itu menggelar operasi tangkap tangan secara maraton. Tak tanggung-tanggung, tiga wilayah jadi sasaran: Banten, Bekasi, dan Hulu Sungai Utara di Kalimantan Selatan.
Operasi yang berlangsung senyap itu berhasil menjerat sejumlah pihak. Menariknya, yang tertangkap bukan orang sembarangan. Ada kepala daerah dan bahkan aparat penegak hukum sendiri yang ikut terjerat. Penindakan berjalan tanpa henti, dimulai Rabu malam dan baru berakhir Kamis malam.
Menurut sejumlah saksi, para tersangka kemudian dibawa ke Jakarta. Tujuannya jelas: Gedung Merah Putih KPK. Di sanalah pemeriksaan intensif dilakukan untuk mengurai benang kusut kasus ini.
Hingga berita ini diturunkan, KPK masih mendalami peran masing-masing individu yang terlibat. Siapa otak, siapa pelaku, dan bagaimana modusnya semua masih dalam tahap penyelidikan. Satu hal yang pasti, aksi maraton ini jadi penutup tahun yang cukup keras bagi para pesakitan.
Artikel Terkait
Jaecoo Catat 12.000 Pemesanan untuk J5 EV di Indonesia, 3.000 Unit Telah Terkirim
Lavrov Peringatkan Rusia Tak Akan Diam Jika Ketegangan AS-Iran Meledak
Suzuki Resmi Luncurkan e Vitara, Mobil Listrik Pertamanya di Indonesia
KPK Tetapkan Tersangka OTT Pajak di Banjarmasin, Bukti Uang Rp1 Miliar Diamankan